Laman

ARANGAN MEMAKSA-MAKSAKAN YAITU PERBUATAN DAN UCAPAN YANG TIDAK ADA KEMASLAHATAN DI DALAMNYA DENGAN KESUKARAN

1. Dari Ibnu Umar ra., ia berkata: “Kami dilarang untuk memaksakan diri.” (HR. Bukhari)

2. Dari Masruq, ia berkata: “Kami masuk ke rumah Abdullah bin Mas’ud ra., kemudian ia berkata: ‘Wahai sekalian manusia, barangsiapa mengetahui sesuatu maka hendaklah mengatakan apa yang diketahuinya, dan barang siapa tidak mengetahui maka hendaklah ia mengatakan: Allah lebih mengetahui, karena termasuk ilmu juga jika seseorang mengatakan: Allah lebih mengetahui, terhadap sesuatu yang ia tidak mengetahuinya. Allah Ta’ala berfirman kepada Nabi- Nya: “Katakanlah: aku tidak minta upah kepadamu sedikitpun atas dakwahmu, dan bukanlah aku termasuk orang yang mengada-ada.” (HR. Bukhari)